Putri yang Sempurna
Cerita Anak dan Inspirasi
Suatu malam, terjadi hujan badai yang sangat keras; dimana kilat dan
guntur beserta hujan turun dengan deras sekali; malam itu sungguh
menakutkan.
Ditengah-tengah badai tiba-tiba seseorang mengetuk pintu istana, dan
ayah Pangeran yang menjadi Raja waktu itu, sendiri keluar membuka pintu
untuk tamu tersebut.
Seorang Putri yang sangat cantik berdiri di luar pintu, kedinginan
dan basah kuyup karena badai pada malam itu. Air mengalir dari rambut
dan pakaiannya yang masih basah; mengalir turun ke kaki dan sepatunya.
Putri tersebut mengaku bahwa dia adalah Putri yang sempurna.
Putri dan dua puluh kasur "Kita akan segera mengetahui apakah yang
dikatakan oleh Putri tersebut benar atau tidak," pikir sang Ratu, tetapi
dia tidak berkata apa-apa. Dia masuk ke dalam kamar tidur, mengeluarkan
seprei yang mengalas tempat tidur yang akan dipakai oleh sang Putri dan
menaruh sebutir kacang polong di atas tempat tidur itu. Kemudian dia
mengambil dua puluh kasur dan meletakkannya di atas sebutir kacang
tersebut. Malam itu sang Putri tidur di atas ranjang tersebut. Di pagi
hari, mereka menanyakan apakah sang Putri tidur nyenyak di malam itu.
"Oh saya sangat susah tidur!" kata sang Putri, "Saya sangat sulit
untuk memejamkan mata sepanjang malam! Saya tidak tahu apa yang ada pada
ranjang itu, saya merasa berbaring di atas sesuatu yang kasar, dan
seluruh tubuh saya pegal-pegal dan memar di pagi ini, sungguh
menakutkan!"
Raja dan Ratu langsung tahu bahwa sang Putri ini pastilah putri yang
benar-benar sempurna, karena hanya putri yang sempurna dapat merasakan
sebutir kacang yang ditempatkan di bawah dua puluh kasur an dilapisi
dengan dua puluh selimut. Hanya putri yang benar-benar sempurna
mempunyai kulit yang begitu halus.
Pangeran kemudian mengambilnya sebagai istri, dan sekarang dia telah menemukan putri yang selama ini dicarinya.